Dua Sisi David Moyes

LIVERPOOL – Meninggalkan Everton menuju kursi lowong yang ditinggalkan Sir Alex Ferguson di Manchester United, langkah David Moyes dihiasi kesedihan dan pujian dari para pemain Everton. Tapi siapa bilang Moyes tak punya sisi buruk saat meninggalkan The Toffees?
 
Bek Everton, Leighton Baines merupakan salah satu pemain Everton yang memuja Moyes. Pemain internasional Inggris itu sempat berharap bersama sejumlah rekannya untuk Moyes bertahan di Goodison Park.
 
Tapi pada akhirnya, langkah Moyes tak bisa ditahan lagi. Baines pun hanya bisa mengiringi dengan sanjungan seraya berharap Moyes sukses di Old Trafford – home base United,: "Kontraknya hampir rampung, jadi memang ada kemungkinan dia akan pergi. Namun kami sempat berharap dia akan bertahan," ungkap Baines.
 
"Pada akhirnya dia pergi dan kami mengharapkan yang terbaik untuknya. Saya yakin dia akan melakukan pekerjaan yang luar biasa di Manchester United. Dia pelatih hebat," imbuhnya kepada SkySports, Senin (3/6/2013).
 
Namun tak semua punggawa Everton sedianya senang terhadap cara Moyes memimpin tim. John Heitinga tak segan menunjuk hidung Moyes sebagai penyebab mundurnya progres karier pemain internasional Belanda itu.
 
Heitinga yang pernah menjadi pemain terbaik 2011-12, malah acap ditepikan Moyes musim berikutnya – entah dengan alasan apa. Yang pasti, dengan total 17 penampilan di Premier League, Heitinga menyebut musim ini sebagai musim terburuknya.
 
Jelas, pemain berusia 29 tahun itu berkeinginan hengkang dan Heitinga ingin Fenerbahçe yang pernah meminatinya musim panas lalu, menjadi "penyelamat" untuk membawanya hijrah dari "Merseyside Biru".
 
"Saya tak ingin memperpanjang kontrak saya di sini karena itu artinya, Everton akan jadi klub terakhir saya di luar Belanda. Saya sudah bermain di Spanyol dan Inggris, jadi mungkin kini waktunya untuk berkarier di tempat lain," jelas Heitinga.
 
"Saya berharap Fenerbahçe datang lagi sebagai opsi kepindahan saya. Saya sempat merapat dengan mereka musim panas lalu. Everton sepertinya sudah siap melepas saya. Tapi pemilik klub mengatakan, 'Anda akan bertahan'," tambahnya.
 
"Saya pernah memenangkan voting sebagai pemain terbaik, tapi David Moyes mengabaikan saya di bench. Saya selalu berusaha yang terbaik saat latihan, tapi saya tak diberi kesempatan banyak bermain," tandas salah satu generasi terbaik produk "Jong Ajax" tersebut.
(raw)


http://bola.okezone.com/read/2013/06/03/45/816412/dua-sisi-david-moyes
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Piala Aff 2012 Powered by Blogger