Jamu Persija, Tak Ada Skor Futsal Lagi

LAMONGAN – Hasil berbeda diprediksi bakal diperoleh Persela Lamongan ketika meladeni tantangan Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (16/6/2013) besok. Skor futsal saat mengalahkan PSPS Pekanbaru 9-1 diyakini tidak akan terulang lagi di pertandingan nanti.
 
Itu jika parameternya dilihatt dari kualitas lawan. Persija adalah tim yang secara mental dan teknis mulai bangkit setelah dilatih Benny Dolo. Mereka bahkan dalam posisi nyaman seusai menuntaskan perlawanan Persepam Madura United dengan skor tipis 0-1 di Gelora Bangkalan.
 
Kubu Persela juga memahami bahwa skor besar kemungkinan tidak akan tersaji lagi di Surajaya. Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto menjelaskan, Persela siap meraih kembali angka sempurna karena situasi tim sedang bagus setelah kemenangan besar sebelumnya.
 
"Target pasti tiga angka, tapi semua pemain harus ekstra hati-hati karena yang kami hadapi bukan PSPS lagi. Persija tengah melihat kemungkinan untuk mencuri poin di Surajaya jika melihat permainan di Madura. Semoga pemain tetap disiplin dan fokus dalam bermain," terang Didik.
 
Skuad tuan rumah relatif komplit, sehingga Didik bisa menurunkan variasi strategi berdasarkan kekuatan lawan. Lini depan menjadi catatan khusus karena ada sosok Fandi Eko Utomo, pemain muda potensial dan telah menjawab kepercayaan pelatih di dua pertandingan terakhir.
 
Selain itu Mario Costas yang terlalu lama puasa gol, akhirnya membuka lagi kran golnya dengan hattrick ke gawang PSPS. Samsul Arif yang belakangan istirahat mencetak gol, bisa menjadi alternatif lain. Di sektor yang sering mengkhawatirkan ini, Persela boleh menaruh harapan besar.
 
Bicara kekuatan lawan, Didik menyebut Macan Kemayoran mempunyai kekuatan merata di semua lini. "Adanya pemain baru seperti Kenmogne serta Rohit Chand memberikan warna berbeda di Persija. Mereka lebih terorganisir dan rapi dalam bermain," ulas Didik.
 
Walau pun Persija cukup mengincar satu angka di Surajaya, Didik tidak yakin mereka bakal kendor dalam memberikan ancaman. "Saya yakin Persija akan mengambil kesempatan untuk memenangkan pertandingan. Mereka tentu tidak akan sekadar bertahan," tandasnya.
 
Persija bakal bisa kembali diperkuat Fabiano Beltrame yang pernah membela Persela Lamongan beberapa musim lalu. Kembalinya bek bongsor ini memberikan pilihan lain Ngurah Wahyu bermain apik sebagai libero di Gelora Bangkalan dengan memakai pola 3-5-2.
 
Pelatih Persija Benny Dolo menyatakan dirinya tidak akan melakukan perubahan besar terkait strategi di Lamongan. "Strateginya tak banyak beda dengan di Madura. Kalau ada perubahan, tentunya tergantung bagaimana permainan Persela nanti," ujarnya.
 
Pelatih kelahiran Manado ini akan menampilkan permainan normal, yakni menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Kendati satu angka sudah dianggap cukup, pelatih bersapa Bendol ini tidak mau mengambil risiko dengan bertahan total alias memberikan ruang gerak kepada pemain Persela.
 
"Persela mempunyai pemain sayap yang mobilitasnya bagus. Itu yang harus kami imbangi agar mereka tidak memiliki banyak ruang untuk bergerak atau mengirim umpan. Kalau terlalu bertahan, hasilnya seperti PSPS dan saya tak akan memakai strategi itu," bebernya.
 
Pada lima pertemuan terakhir dua klub ini, hasilnya relatif berimbang. Persela dan persija sama-sama sekali memenangi pertarungan, sedangkan tiga laga lainnya berakhir seri. Kemenangan terakhir Persija atas Persela terjadi pada Oktober 2010 silam dengan skor 2-0.
 
Prakiraan Formasi:
Persela Lamongan (4-4-2): Khoirul Huda; Taufik Kasrun, Djayusman Triasdi, Roman Golian, Dedi Indra; Jimmy Suparno, Gustavo Lopez, Dhanu Rosade, Inkyun Oh; Fandi Eko Utomo, Mario Costas.
 
Persija Jakarta (3-5-2): Andritany; Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Ahmad Farizi; Syahrizal, Rohit Chand, Roberto Pugliara, M Ilham, Amarzukih; Hok Kei Lam, Emmanuel Kenmogne.
(Kukuh Setiawan/Koran SI/fir)


http://bola.okezone.com/read/2013/06/15/49/822471/jamu-persija-tak-ada-skor-futsal-lagi
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Piala Aff 2012 Powered by Blogger