Petar Segrt Pergi dari PSM

MAKASSAR – Didera kondisi yang tidak mengenakan meliputi pemogokan pemain karena gaji telat dibayar dan hengkangnya beberapa bintang, akhirnya Petar Segrt mengundurkan diri dari PSM Makassar.
 
Pelatih asal Kroasia itu mengucapkan perpisahan dengan rasa berat hati sambil tak lupa menyampaikan banyak terima kasih kepada pemain, manajemen, suporter, dan awak media.
 
"Hari-hari terakhir ini para pendukung PSM yang hebat serta banyak warga Makassar, juga Rully (Habibie, CEO PSM), dan saya mencoba sekuat tenaga untuk menyatukan seluruh pemain PSM kembali ke lapangan. Hari ini mereka mau latihan lagi. Tapi bagi saya semua ini sudah terlambat," ujar Segrt kepada Okezone, Selasa (11/6/2013).
 
Menurut Petar, sebulan lalu, tepatnya pada 8 Mei 2013, setelah menang 2-0 atas Produta FC, dia sudah mengingatkan dalam konferensi pers di hadapan wartawan kepada Rully, Sadikin (Aksa, Ketua Umum PSM), dan segenap pemain. "Jika situasi di PSM tak bisa saya ubah, tidak lama lagi saya akan mundur dari kursi pelatih," tegas Segrt.
 
Sikapnya itu tak lepas dari keadaan menyulitkan yang menimpa Pasukan Ramang. "Tak ada gaji untuk para pemain dan seluruh pegawai yang bekerja di PSM. Karena persoalan itu, pemain pun melakukan pemogokan. Saya bisa mengerti keputusan pemain karena mereka perlu uang untuk menghidupi keluarganya," tutur Petar.
 
Di sisi lain, dia juga memahami kesulitan manajemen PSM dan sponsor sebab tidak mudah mendapat uang di tengah situasi sepakbola Indonesia sekarang ini untuk setiap bulan membayar gaji pemain. Sudah lebih dari setahun keadaan seperti itu terjadi pula di PSM.
 
Dengan tergugu, mantan pelatih yang pernah membawa Georgia berhadapan dengan Brasil yang dilatih Luiz Felipe Scholari itu mohon pamit. Secara tersirat, Segrt tak kuasa menahan emosi yang merasuk perasaannya. Selama hampir dua musim dia telah menangani Juku Eja. Berbagai suka-duka dihadapinya dengan ketegaran hati seorang pelatih yang akan terus diingat oleh banyak orang.
 
"Saya mencintai PSM Makassar. Saya suka dengan orang-orang Indonesia, teristimewa di Sulawesi dan Makassar. Saya senang dengan tekanan keras dan kuat dari awak media di Makassar yang membuat saya dan para pemain terpacu untuk memberikan prestasi bagi PSM. Saya gembira setiap kali disambut suporter secara fantastis. Saya sesungguhnya tak mau pergi dari PSM. Tapi, mohon maaf, saya tak bisa bertahan lebih lama lagi," urai Petar.
 
Dia memutuskan mundur di hari terakhir sebelum pagi ini pemain PSM berlatih kembali setelah mogok selama dua pekan. "Saya yakin, manajemen dan sponsor PSM akan menghormati kontrak yang telah kami sepakati setahun silam. Saya menghargai 100 persen kontrak tersebut dan kadang-kadang saya bahkan memberi lebih banyak," tuntas Segrt.
 
Keputusan itu telah bulat. Pelatih kelahiran Dusun Durdevac yang lama malang-melintang di klub-klub Bundesliga tersebut memutuskan pergi dari markas Ayam Jantan dari Timur. Atmosfer di Stadion Mattoanging, Makassar, akan terasa jadi seperti kehilangan sebagian oksigennya dengan kepergian Petar Segrt. Selamat jalan, Coach!
(fit)


http://bola.okezone.com/read/2013/06/11/49/820081/petar-segrt-pergi-dari-psm
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Piala Aff 2012 Powered by Blogger