Barca dengan Neymar, Tata, dan (Mungkin) Bek Tengah Baru

Neymar da Silva Santos Junior atau yang lebih kita kenal dengan nama Neymar akhirnya memutuskan bergabung bersama Barcelona musim panas ini. Sebuah kemenangan, karena untuk mendapatkan Neymar dari Santos, Barca harus bersaing dengan Real Madrid yang memberikan penawaran lebih tinggi.
 
Striker internasional Brasil ini adalah sebuah fenomena di dunia sepakbola. Maka ketika bergabung dengan Blaugrana, seharusnya itu menjadi anugerah. Ya, seharusnya. Mengapa demikian? Peran Neymar bersama Barca bakal dan pasti akan terus dipertanyakan oleh publik maupun media.
 
Jika pikiran Anda ini ada kaitannya dengan Lionel Messi, sang superstar Barcelona itu. Ya, Anda 100 persen benar. Di manakah peran Neymar ketika ada seorang Messi di dalam tim yang sama? Apa Neymar akan memainkan peran sentral di Barca, seperti halnya yang dia lakukan bersama Santos dan Timnas Brasil? Apa Neymar dibeli hanya untuk menjadi pelayan Messi?
 
Pernah dengar pepatah yang mengatakan, tak boleh ada dua singa di atas bukit yang sama? Mungkin ini bisa berlaku pada Neymar dan Messi di Barcelona. Siapa yang akan benar-benar menjadi mesin gol tim asal Catalan ini? Keduanya penyerang haus gol dan tipikal pemain kunci untuk tim mereka.
 
Melihat beberapa kasus sebelumnya, Messi tampaknya akan kembali dikedepankan. Masih ingat bagaimana nasib Zlatan Ibrahimovic atau David Villa di Barca? Dua bomber yang merupakan mesin gol di klub sebelumnya, harus 'mengalah' demi El Messiah. Neymar boleh jadi akan bernasib sama dengan Ibra dan Villa.
 
"Saya di sini untuk membantu tim dan membantu Messi melanjutkan dominasi pemain terbaik di dunia," kata Neymar ketika baru tiba di Camp Nou, seperti dilansir Daily Mail.
 
Bolehlah kita sebut pernyataan Neymar di atas sebagai bentuk keinginan dia menyatu dengan klub barunya. Dan bila berbaik sangka, Neymar dengan besar hati merelakan kesempatan menjadi goal getter Blaugrana.
 
Ok, sebut saja satu kasus terselesaikan dengan sikap bersahabat Neymar. Kita beralih pada sosok entrenador baru Barca, Gerardo 'Tata' Martino. Bagi saya, yang lebih suka menonton pertandingan liga-liga Eropa, keputusan Barca menunjuk Tata untuk menggantikan Tito Vilanova membuat saya mengernyitkan dahi. Siapa Tata sehingga Barca berpikir dia layak menukangi Xavi Hernandez cs?
 
Sebagai pemain, Tata adalah legenda Newell's Old Boys, tentu saya mengetahuinya hal ini setelah browsing di internet. Sebagai pelatih, pria berusia 50 tahun ini cukup lama membesut Timnas Paraguay. Meski tak pernah mempersembahkan gelar untuk Paraguay, masa kepelatihannya menuai pujian. Tata juga dianugerahi penghargaan sebagai pelatih terbaik Amerika Selatan 2007.
 
Dia juga terkenal sebagai entrenador yang senang memainkan umpan-umpan pendek, dan faktor ini yang disebut-sebut menjadi alasan Barca mengontrak Tata untuk durasi dua tahun. Formasi yang dia pakai pun 4-3-3 dengan beberapa variasi, mirip yang biasa digunakan Barca. Tapi, apa Tata memiliki filosofi Barcelona, mengingat hal ini kerap dianggap menjadi kunci kekuatan Carles Puyol cs dalam satu dekade terakhir.
 
"Saya ingin menemukan gaya bermain yang membuat para pemain merasa nyaman dengan sentuhan pribadi saya sendiri," ucap Tata, seperti dikutip Goal.
 
Pernyataan itu jelas menyampaikan pesan bahwa Tata ingin Barca memainkan gaya dia sendiri. Siapa butuh pelatih dengan filosofi klub, bila di akhir musim tak mengangkat satu pun trofi. Debut Tata sebagai entrenador Blaugrana pun berjalan mulus, kala mencukur klub Norwegia, Valerenga 7-0. Bahkan kemenangan itu tanpa beberapa pemain penting seperti Gerard Pique, Dani Alves, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta. Jadi, mari kita lihat apa yang bisa dilakukan Tata bersama Barcelona.
 
Namun, Tata juga butuh tambahan bek tengah demi memperbaiki problem lini belakang Barca, yang kerap disebut sebagai titik lemah tim asal Catalan ini. Carles Puyol sudah harus dicarikan suksesornya, dan Javier Mascherano tak bisa terus-terusan dimainkan sebagai bek tengah. Sejumlah nama memang telah dikaitkan dengan Barca.
 
Thiago Silva, Daniel Agger, David Luiz, dan Mats Hummels adalah sederet nama-nama bek tengah yang dibidik Barca, tapi sayangnya keempat pemain itu sulit mendarat di Camp Nou. Maka, Blaugrana beralih ke Walter Samuel atau Santiago Vergini yang dinilai lebih mudah didatangkan.
 
Tapi, Samuel dan Vergini diragukan bisa menjadi solusi rawannya pertahanan Barca. Usia Samuel terbilang sudah uzur, dan level permainan Vergini dianggap belum mumpuni untuk klub peraih treble winners pada 2009 lalu itu alias pemain tanggung. Bila ingin berbenah, bek yang diboyong harus mampu menambal rapuhnya pertahanan. Jadi, masih perlu berburu lagi, Barca!
 
(win)


http://bola.okezone.com/read/2013/07/30/262/844659/barca-dengan-neymar-tata-dan-mungkin-bek-tengah-baru
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Piala Aff 2012 Powered by Blogger